UTANG KOREA INA-24 MANGKRAK AKIBAR DARI HULU KE HILIR GAGAL PENGAWASAN
rakyatsemesta – Jakarta : Iskandar Sitorus dari Indonesian Audit Watch ( IAW ) BAPPENAS dianggap lalai dalam Proyek Aids to Navigation (AToN) dengan kode INA-24 pernah digadang-gadang sebagai langkah maju bagi keselamatan pelayaran Indonesia. Dana pinjaman lunak senilai 97,1 juta dolar AS dari Economic Development Cooperation Fund (EDCF) Korea SelatanContinue Reading




















