SemestaPost, Jatim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) ke Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas pengabdian selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Penyematan tanda kehormatan berlangsung dalam dua sesi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (11/10/2026).
Penyematan tersebut diberikan kepada 528 ASN dalam dua sesi, dengan rincian 267 orang pada sesi pertama dan 261 orang pada sesi kedua serta dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam materi penerima penghargaan untuk masa kerja 30 tahun, yaitu Muhammad Isa Ansori, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Heru Suseno, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.
Untuk masa kerja 20 tahun, yaitu Dr. Susy Fatmariyanti, Sp.M(K) Pembina Utama Madya/Dokter Pendidik Klinis Ahli Utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya Dinas Kesehatan Prov. Jatim.
Sementara itu, untuk masa kerja 10 tahun yaitu Gigih Redana Putry W., S.Kom. Pengolah Data dan Informasi, Septian Fajar Arifin, A.Md. Pengolah Data dan Informasi dan Harsanto, S.T. Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim.
Gubernur Khofifah berpesan agar ASN senantiasa mempertahankan dedikasi, pengabdian, integritas, dan karakter terbaik dalam menjalankan tugas.
“Pertahankan dedikasi terbaik, pengabdian terbaik, integritas terbaik, dan karakter terbaik. Mudah-mudahan semua mengantarkan kejayaan Jawa Timur, dan terutama mewujudkan Gerbang Baru Nusantara,” ujar Khofifah.
Melalui penganugerahan ini, pengabdian ASN diharapkan terus menjadi dorongan untuk meningkatkan profesionalisme, kualitas kinerja, dan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dedikasi dan integritas ASN memiliki peran penting dalam mendukung proses pembangunan serta mewujudkan kemajuan Jawa Timur.
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Indah Wahyuni berharap agar penganugerahan tersebut dapat mendorong ASN semakin bersemangat dalam bekerja dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan Jawa Timur.
“Harapan sebuah penghargaan ini mudah-mudahan dengan adanya penghargaan pada para ASN yang telah menekuni kariernya selama ini, hal ini dapat menjadi penyemangat kerja dari masing-masing ASN sehingga kinerjanya tambah tinggi dan dampaknya menjadi lebih baik untuk proses pembangunan di Jawa Timur,” pungkasnya.












