“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi Jakarta untuk terus mempercepat transformasi menuju kota global yang hijau, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya saat menerima Vice President, Strategy and Operation Support IFC World Bank Group, Elena Bourganskaia, di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/8).
Penghargaan tersebut juga memperkuat kemitraan strategis Jakarta dengan IFC dan World Bank Group dalam pengembangan pembiayaan hijau, infrastruktur berkelanjutan, investasi swasta, serta berbagai solusi untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.
Menurut Gubernur Pramono, dukungan lembaga internasional diperlukan agar agenda pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta juga mengapresiasi pendampingan IFC dan World Bank Group dalam mempersiapkan penerbitan obligasi daerah yang direncanakan pada 2027. Instrumen tersebut disiapkan sebagai alternatif pembiayaan pembangunan sekaligus bagian dari modernisasi pengelolaan fiskal daerah.
“Bagi Jakarta, inisiatif ini bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi juga menjadi tonggak penting modernisasi pengelolaan fiskal daerah menuju kota global terdepan,” tutur Gubernur Pramono.














