Proyek tersebut telah direncanakan sejak 2006 dan mulai dikerjakan pada 2009. Gubernur Pramono meminta Dinas Bina Marga memprioritaskan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang belum tuntas tetapi memiliki manfaat besar bagi mobilitas warga.
“Tempat-tempat yang belum selesai dan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan untuk diselesaikan. Termasuk jalan ini dan jalan di Pasar Minggu, karena memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Gubernur Pramono.
Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulo Gadung menjadi salah satu ruas yang terhubung dengan pintu masuk dari Bekasi ke Jakarta, sekaligus menghubungkan kawasan Rumah Sakit Gading Pluit dengan Terminal Pulo Gadung. Setelah seluruh konstruksi selesai, ruas tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan jalur baru dan memperlancar pergerakan antarkawasan.
Gubernur Pramono menargetkan pembangunan rampung pada 2027 dan meminta jajaran terkait memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Selain jalan tembus, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan penataan infrastruktur di kawasan Kelapa Gading. Penanganan mencakup fasilitas sosial dan fasilitas umum yang telah diserahkan kepada pemerintah daerah serta perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak atau bergelombang, termasuk di sekitar Bundaran Kelapa Gading.














