Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi dipimpin Fauzi Bowo, tokoh Betawi sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta. Gubernur Pramono berharap kelembagaan yang telah ditata tersebut dapat memperkuat pelestarian dan pengembangan kebudayaan Betawi secara lebih terarah.
“Alhamdulillah persoalan Lembaga Adat Betawi yang begitu lama tidak terselesaikan, sekarang sudah selesai. Dipimpin secara langsung oleh Pak Fauzi Bowo, beliau adalah tokoh Betawi dengan pengalaman panjang dan pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta,” ucapnya.
Pemprov DKI Jakarta akan menjadi mitra dalam pengembangan kebudayaan Betawi, terutama menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyusunan buku tentang Betawi sebagai bagian dari penguatan identitas budaya Jakarta.
Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi, Fauzi Bowo, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam proses pembentukan kelembagaan tersebut.
“Ini patut kita syukuri dan saya juga ingin menyampaikan penghargaan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah mendukung keberadaan dan terwujudnya Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi,” ujar Fauzi Bowo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono atas pendampingan selama proses penataan kelembagaan di tengah keberagaman organisasi dan masyarakat Betawi.














