Gubernur Pramono mengapresiasi prestasi atlet akuatik Jakarta yang berhasil menjadi juara umum cabang olahraga tersebut pada PON 2024. Ia berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Kontribusinya luar biasa pada PON 2024. Akuatik meraih 22 medali emas, 17 perak, dan 16 perunggu sehingga menjadi juara umum. Karena itu, akuatik menjadi salah satu harapan utama saya untuk membawa Jakarta meraih juara umum pada PON mendatang,” ujarnya.
Gubernur Pramono meminta jajaran Akuatik Indonesia DKI Jakarta berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta untuk memastikan kebutuhan pembinaan dan persiapan atlet menuju PON 2028 dapat ditangani secara optimal.
“Sebagai gubernur, saya akan memberikan dukungan sepenuhnya agar Jakarta bisa menjadi juara umum. Saya berharap seluruh jajaran bekerja bersama untuk mewujudkan target tersebut,” tegasnya.
Selain mempersiapkan kontingen, Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan PON XXII 2028 bersama NTB dan NTT.
Menurut Gubernur Pramono, pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan sekaligus menghindari pembangunan infrastruktur baru yang berpotensi tidak dimanfaatkan secara optimal setelah PON berakhir.
“Jakarta bersedia menjadi pendukung tuan rumah pelaksanaan PON 2028. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak membangun fasilitas baru yang pada akhirnya tidak termanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.
Gubernur Pramono menegaskan, peran Jakarta dalam PON 2028 mencakup dua tanggung jawab, yakni mendukung kelancaran penyelenggaraan dan mempersiapkan atlet untuk meraih prestasi terbaik.














